Tak perlu bingung bagi pengguna Windows ingin meremote ke Linux.
Jawabannya mudah yaitu dengan menggunakan applikasi putty.
Putty dapat diunduh di Download.
Rasakan kemudahannya. :d
Tuesday, May 5, 2009
Copy file lintas platform ( Windows - Linux )

Karena begitu bersahabatnya antara Linux dan Windows terdapat applikasi untuk meng-copy dari windows ke Linux maupun sebaliknya.
Applikasi tersebut adalah WinSCP.
WinSCP dapat didownload di links: WinSCP.
Sebenarnya WinSCP ini tampilannya seperti applikasi Windows Commander yang sudah populer di Windows.
Keamanan pada mail server menggunakan iptables
Contoh konfigurasi iptables sederhana pada mail server menggunakan Centos 5.3.
File konfigurasi tersebut terletak di /etc/sysconfig/iptables
Setelah selesai mengkonfigurasi jalankan service iptables tersebut
Atau
End.
File konfigurasi tersebut terletak di /etc/sysconfig/iptables
*filter
:INPUT DROP [0:0]
:FORWARD DROP [0:0]
:OUTPUT DROP [0:0]
:RH-Firewall-1-INPUT - [0:0]
-A INPUT -i lo -j ACCEPT
-A INPUT -p icmp -m icmp --icmp-type 8 -j ACCEPT
-A INPUT -p tcp -m tcp --dport 25 --tcp-flags FIN,SYN,RST,ACK SYN -j ACCEPT #SMTP
-A INPUT -p udp -m udp --dport 50 -j ACCEPT
-A INPUT -p tcp -m tcp --dport 51 -j ACCEPT
-A INPUT -p tcp -m tcp --dport 110 --tcp-flags FIN,SYN,RST,ACK SYN -j ACCEPT #POP3
-A INPUT -p tcp -m tcp --dport 80 --tcp-flags FIN,SYN,RST,ACK SYN -j ACCEPT #webmail
-A INPUT -p tcp -m tcp --dport 443 --tcp-flags FIN,SYN,RST,ACK SYN -j ACCEPT
-A INPUT -m state --state RELATED,ESTABLISHED -j ACCEPT
-A INPUT -m state --state NEW -j REJECT --reject-with icmp-port-unreachable
-A OUTPUT -o lo -j ACCEPT
-A OUTPUT -p tcp -m state --state NEW,ESTABLISHED -j ACCEPT
-A OUTPUT -p udp -m state --state NEW,ESTABLISHED -j ACCEPT
-A OUTPUT -p icmp -m state --state NEW,RELATED,ESTABLISHED -j ACCEPT
COMMIT
Setelah selesai mengkonfigurasi jalankan service iptables tersebut
# service iptables start
Atau
# /etc/init.d/iptables start
End.
Tips SSH tanpa menggunakan password (ssh-keygen)
SSH disebut juga Secure Shell, merupakan remote komputer secara console(command line) yang di populerkan oleh LINUX.
SSH ini menggunakan port 22(default) sebagai komunikasinya.
Cara penggunaan SSH :
Penggunaan SSH tanpa menggunakan password.
Hal-hal yang perlu di lakukan:
1. ssh-keygen
note: kosongkan (tekan enter) pada bagian Enter passphrase.
maka akan terbentuk file id_rsa.pub di /root/.ssh
2. Copy file id_rsa.pub ke komputer lainnya lalu di rename menjadi authorized_keys
Setelah berhasil meng-copy kan file tersebut, maka coba SSH ke komputer tujuan.
Kalau remote tersebut tanpa menggunakan password maka percobaan kita sudah berhasil.
Untuk menggunkan SSH atau remote tanpa menggunakan password kita harus memikirkan resikonya karena bisa jadi menjadi masalah buat kita sendiri (admin) karena dapat masuk begitu saja tanpa menggunakan password.
Selamat Mencoba.
Regards.
Sesuaikan kebutuhan
SSH ini menggunakan port 22(default) sebagai komunikasinya.
Cara penggunaan SSH :
# ssh (ip destination)
Penggunaan SSH tanpa menggunakan password.
Hal-hal yang perlu di lakukan:
1. ssh-keygen
-bash-3.2# ssh-keygen -t rsa
Generating public/private rsa key pair.
Enter file in which to save the key (/root/.ssh/id_rsa):
Enter passphrase (empty for no passphrase):
Enter same passphrase again:
Your identification has been saved in /root/.ssh/id_rsa.
Your public key has been saved in /root/.ssh/id_rsa.pub.
The key fingerprint is:
0a:2f:ca:50:88:5f:f6:a6:e4:de:7f:61:77:5a:17:43 root@punyaku.com
note: kosongkan (tekan enter) pada bagian Enter passphrase.
maka akan terbentuk file id_rsa.pub di /root/.ssh
2. Copy file id_rsa.pub ke komputer lainnya lalu di rename menjadi authorized_keys
-bash-3.2# scp ~/.ssh/id_dsa.pub (ip destination):~/.ssh/authorized_keys
Setelah berhasil meng-copy kan file tersebut, maka coba SSH ke komputer tujuan.
Kalau remote tersebut tanpa menggunakan password maka percobaan kita sudah berhasil.
Untuk menggunkan SSH atau remote tanpa menggunakan password kita harus memikirkan resikonya karena bisa jadi menjadi masalah buat kita sendiri (admin) karena dapat masuk begitu saja tanpa menggunakan password.
Selamat Mencoba.
Regards.
Sesuaikan kebutuhan
Wednesday, April 22, 2009
Bonding pada Linux
Wew... Apa itu bonding...????
Apakah meluruskan rambut....???
OK...
Pada perusahaan besar pasti terdapat banyak karyawan, kemungkinan besar pula jumlah pemakai komputer untuk mengakses server pun banyak dan membutuhkan bandwidth yang banyak.
Ada tip dan trik untuk mengatasi lalulintas data yang mengakses pada server (bottleneck), yaitu salah satunya dengan BONDING.
Istilahnya : Menggabungkan 2 Ethernet menjadi 1 Ethernet atau 2 ethernet card dengan 1 ip address atau bahasa kerennya "Load Balancing".
Perangkat yang di butuhkan adalah 2 buah Ethernet card.
Hal tersebut bisa dilakukan pada Linux.
Langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Tambahkan pada file configurasi /etc/modprobe.conf
2. Buat file configurasi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-bond0
3. Ubah file configurasi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
3. Ubah file configurasi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1
Configurasi file sudah selesai.
Kemudian lakukan restart service network dengan cara:
Setelah restart service kemudian kita cek apakah Bonding ini sudah berjalan dengan benar.
Hasilnya
Kira-kira seperti di atas.
Jika kita lihat pada ifconfig, maka akan tampil
Done....
Note: Sesuaikan dengan kebutuhan.
Apakah meluruskan rambut....???
OK...
Pada perusahaan besar pasti terdapat banyak karyawan, kemungkinan besar pula jumlah pemakai komputer untuk mengakses server pun banyak dan membutuhkan bandwidth yang banyak.
Ada tip dan trik untuk mengatasi lalulintas data yang mengakses pada server (bottleneck), yaitu salah satunya dengan BONDING.
Istilahnya : Menggabungkan 2 Ethernet menjadi 1 Ethernet atau 2 ethernet card dengan 1 ip address atau bahasa kerennya "Load Balancing".
Perangkat yang di butuhkan adalah 2 buah Ethernet card.
Hal tersebut bisa dilakukan pada Linux.
Langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Tambahkan pada file configurasi /etc/modprobe.conf
alias bond0 bonding
options bond0 miimon=80 mode=5
2. Buat file configurasi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-bond0
DEVICE=bond0
BOOTPROTO=none
ONBOOT=yes
IPADDR=192.168.0.222 --> sesuaikan IP Address yang dibutuhkan
NETMASK=255.255.255.0
GATEWAY=192.168.0.254 --> sesuaikan Gateway yang dibutuhkan
USERCTL=no
3. Ubah file configurasi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
DEVICE=eth0
BOOTPROTO=none
ONBOOT=yes
USERCTL=no
MASTER=bond0
SLAVE=yes
3. Ubah file configurasi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1
DEVICE=eth1
BOOTPROTO=none
ONBOOT=yes
USERCTL=no
MASTER=bond0
SLAVE=yes
Configurasi file sudah selesai.
Kemudian lakukan restart service network dengan cara:
# service network restart
atau
# /etc/init.d/network restart
Setelah restart service kemudian kita cek apakah Bonding ini sudah berjalan dengan benar.
# cat /proc/net/bonding/bond0
Hasilnya
Ethernet Channel Bonding Driver: v3.2.4 (January 28, 2008)
Bonding Mode: load balancing (round-robin)
MII Status: up
MII Polling Interval (ms): 0
Up Delay (ms): 0
Down Delay (ms): 0
Slave Interface: eth0
MII Status: up
Link Failure Count: 0
Permanent HW addr: 00:22:19:92:b7:43
Slave Interface: eth1
MII Status: up
Link Failure Count: 0
Permanent HW addr: 00:22:19:92:b7:45
Kira-kira seperti di atas.
Jika kita lihat pada ifconfig, maka akan tampil
bond0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:22:19:92:B7:43
inet addr:192.168.0.222 Bcast:192.168.0.255 Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::222:19ff:fe92:b743/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MASTER MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:1218563 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:1440270 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:707199577 (674.4 MiB) TX bytes:1448805264 (1.3 GiB)
eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:22:19:92:B7:43
UP BROADCAST RUNNING SLAVE MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:621870 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:738077 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:359081184 (342.4 MiB) TX bytes:740154336 (705.8 MiB)
Interrupt:169 Memory:f8000000-f8012100
eth1 Link encap:Ethernet HWaddr 00:22:19:92:B7:43
UP BROADCAST RUNNING SLAVE MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:596693 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:702193 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:348118393 (331.9 MiB) TX bytes:708650928 (675.8 MiB)
Interrupt:169 Memory:f4000000-f4012100
Done....
Note: Sesuaikan dengan kebutuhan.
Wednesday, March 4, 2009
Prosedur Backup Email (*.pst) - MS. Outlook 2007
Backup email dilakukan secara berkala, sebaiknya dilakukan 2 minggu sekali atau paling lama 1 bulan. Backup dapat disimpan di storage data seperti portable harddisk atau server (call administrator). Jika perlu di copy ke CD/DVD.
Terdapat beberapa langkah untuk melakukan backup file email:
1. Pastikan Microsoft Outlook dalam keadaan tertutup, jika tidak maka file tersebut tidak bisa di copy.
2. Check lokasi file pst di Control Panel -> Mail -> Data Files.

Pada gambar di atas yang dilingkari warna merah merupakan nama file dan lokasi file pst. Jadi terdapat file BAC.pst dan Gmail.pst terdapat di directory D:\Outlook (sesuaikan dengan configurasi dan settingan email anda).
Kemudian copy file tersebut ke storage data anda.
3. Setelah meng-copy file tersebut copy directory Outlook di
Windows XP
C:\Documents and Settings\\Local Settings\Application Data\Microsoft
Windows Vista
C:\Users\\AppData\Roaming\Microsoft
kedalam storage data anda.
Directory ini tersimpan file-file profile anda supaya jika anda me-restore mail setting anda email yang sudah terdownload tidak terdownload lagi.
END
Terdapat beberapa langkah untuk melakukan backup file email:
1. Pastikan Microsoft Outlook dalam keadaan tertutup, jika tidak maka file tersebut tidak bisa di copy.
2. Check lokasi file pst di Control Panel -> Mail -> Data Files.

Pada gambar di atas yang dilingkari warna merah merupakan nama file dan lokasi file pst. Jadi terdapat file BAC.pst dan Gmail.pst terdapat di directory D:\Outlook (sesuaikan dengan configurasi dan settingan email anda).
Kemudian copy file tersebut ke storage data anda.
3. Setelah meng-copy file tersebut copy directory Outlook di
Windows XP
C:\Documents and Settings\
Windows Vista
C:\Users\
kedalam storage data anda.
Directory ini tersimpan file-file profile anda supaya jika anda me-restore mail setting anda email yang sudah terdownload tidak terdownload lagi.
END
Sunday, March 1, 2009
Syncronisasi data menggunakan rsync
Backup...
Sebagai seorang IT, data merupakan hal yang penting dan harus di jaga.
Salah satu hal penting yang harus di lakukan adalah mem-backup semua data.
Banyak cara untuk melakukan backup, bisa menggunakan program/aplikasi yang sudah ada.
Cara yang termudah adalah mengcopy manual data ke partisi lain atau media lain.
Tapi Linux memiliki tools/command backup dengan cara syncronisasi.
Adalah "rsync".
Cara penggunaan sederhana:
Contoh:
option --delete-during = mengcopy data dan menghapus data pada saat bersamaan.
Untuk penggunaannya dapat dilihat di manual rsync.
Sesuaikan dengan kebutuhan.
Sebagai seorang IT, data merupakan hal yang penting dan harus di jaga.
Salah satu hal penting yang harus di lakukan adalah mem-backup semua data.
Banyak cara untuk melakukan backup, bisa menggunakan program/aplikasi yang sudah ada.
Cara yang termudah adalah mengcopy manual data ke partisi lain atau media lain.
Tapi Linux memiliki tools/command backup dengan cara syncronisasi.
Adalah "rsync".
Cara penggunaan sederhana:
# rsync --(option) (source) (destination)
Contoh:
# rsync --delete-during /home/bastian/* /backup/
option --delete-during = mengcopy data dan menghapus data pada saat bersamaan.
Untuk penggunaannya dapat dilihat di manual rsync.
# man rsync
Sesuaikan dengan kebutuhan.
Subscribe to:
Posts (Atom)